Ala : Majalah ‘Vogue’ untuk Muslimah
Ala namanya, majalah untuk Muslimah modern yang sadar akan fashion dan mode yang diterbitkan di Turki. Ala yang artinya 'yang tercantik' dalam bahasa Turki itu menampilkan para model dalam balutan Busana Muslim dan hanya membolehkan iklan produk yang ada hubungannya dengan Islam dan busana Muslimah.
Asal mula lahirnya majalah ini berawal dari keprihatinan Burak Birer yang melihat makin dominasinya 'majalah esek-esek' , dan majalah Ala ini untuk melawannya. Bersama temannya, Mehmet Volkan Atay, dia menciptakan Ala, majalah yang disebutnya sebagai pintu gerbang fashion Busana Muslim. ''Bagi kami, dan bagi jutaan wanita di seluruh dunia, fashion juga bisa tampil beda,'' tutur Birer.
Ternyata, usahanya tidak sia-sia. Majalah itu ternyata sangat diminati masyarakart. Sekarang tiras majalah ini mencapai 30.000 dan kira-kira 5 ribu di antaranya dikirim keluar negeri. ''Terus terang kami belum berpengalaman menjalani majalah. Kami adalah orang-orang marketing. Tapi, kami percaya dapat mengetahui ceruk pasar,'' tutur Atay.
Bahkan, tak sekadar mentargetkan Muslimah, majalah ini juga punya tujuan lain. ''Ini akan menjadi ajang perlawanan dengan ketelanjangan,'' kata Birer.
source : republica.co.id
Hanaa, model muslimah Lancome
Perusahaan kosmetik Lancome dari Prancis, untuk pertama kalinya memakai model seorang muslimah, Hanaa Ben Abdesslem, gadis Tunisia yang cantik.
Hanaa dijadikan brand ambassador dalam kampanye untuk produk foundation terkini Lancome,Teint Idole Ultra 24h. Penampilan model berusia 22 tahun ini mulai menarik perhatian ketika ia memeragakan pakaian hasil rancangan Vivienne Westwood pada tahun lalu.
Kemudian, Hanaa juga tampil di majalah Vogue, Prancis dan mulai bergaya di berbagai fashion show bergengsi. Misalkan Ralph Lauren, Givenchy, dan Oscar de la Renta. Tidak hanya ingin menjadi model sukses, model yang tak minum alkohol dan tak merokok ini, juga ingin memajukan dunia fashion modeling di Tunisia.
"(Masyarakat di Tunisia) mempunyai kesalahpahaman soal dunia model. Modeling sebetulnyanya bisa jadi pilihan karier. Aku berencana untuk meluruskan kesalahpahaman tersebut dalam budaya aku," tutur Hanaa Ben Abdesslem pada New York Magazine, sebagai mana dikutip dari Daily Mail.
Karier model Hanaa dimulai ketika ia bertemu dengan Sophie Galal, wanita asal Arab Saudi. Bersama Sophie ia sering bertukar pikiran soal ide dan tantangan modeling di dunia Arab. Oleh Sophie Ia pun dimasukkan ke IMG, sebuah agensi model.
"Sophie kemudian menjadi manajer dan mewakilkan akau pada IMG. Ia ingin para model muslim bisa berbangga dengan akar budayanya," tukas Hanaa.
Industri modeling memang kini mulai banyak memakai model-model bukan hanya dari Eropa atau Amerika. Tapi juga Afrika dan Arab. Hal ini untuk merepresentasikan kecantikan dari berbagai belahan dunia.
President Lancome International, Youcef Nabi, membeberkan alasan mengapa ia memilih Hanaa sebagai brand ambassador Lancome. "Kecantikannya sangat sederhana serta universal. Menonjolkan pesona, keunikana, dan kekuatandari setiap perempuan Lancome," tutupnya.
source : vivanews.com
Kombinasi Warna Abaya
Tren busana muslim setiap tahunnya terus mengalami perkembangan mode yang pesat. Salah satunya, busana muslim abaya. Tahun ini, tren busana muslim abaya akan banyak terlihat dengan dua kombinasi warna. Dengan adanya perpaduan dua warna ini, membuat si pemakainya akan terlihat tampil lebih cantik dan menarik
Belakangan ini, busana muslim mengalami perkembangan pesat. Ini disebabkan pengguna busana serba tertutup kian banyak dan pilihan buat tampil lebih gaya berbusana ini tidak kalah menarik dengan busana lainnya. Gaun maksi alias gaun panjang menyentuh mata kaki memang sedang tren.Gaun yang rata-rata berpotongan mengikuti bentuk tubuh ini membuat pemakainya terlihat anggun.
Para perancang busana muslim memberikan pilihan yang lebih luas dengan menawarkan berbagai gaya. Citra feminim dan anggun memang tidak mudah dilepaskan dari wanita yang menggunakan busana muslim. Busana muslim yang anda kenakan tak mesti selalu dengan nuansa yang membuat anda sulit untuk bergerak. Gaya busana ini menawarkan kebebasan berkreasi, sekaligus mencerminkan sisi dinamis seorang muslimah.
Tren busana muslim memang akhir-akhir ini sangat diminati masyarakat Indonesia, khususnya kaum wanita.
Seorang wanita muslim tetap terlihat cantik, walaupun mengenakan busana muslim. Bagi siapapun yang mengenakan busana muslim akan semakin terlihat anggun, cantik dan menarik. Paduan warna dan bahan yang nyaman menjadi sebuah pilihan dalam menentukan busana muslim yang sesuai dengan kita dan ajaran-ajaran Islam.
Tampil cantik dan serasi tak harus dalam warna yang monoton. Berbeda warna boleh-boleh saja, asal tetap serasi. Perpaduan dua warna yang berlainan akan memberikan kesan segar terhadap penampilan seseorang. Apalagi jika warna yang dikombinasikan itu merupakan perpaduan dua warna yang terang.
Sekarang, tataplah wajah anda di cermin, sudahkah gaya dan dandanan anda seperti yang anda inginkan? Ingat, jangan pernah ingin menjadi orang lain. Be your self! (Gusti Ayu Gayatri)
source : padangekspres.co.id
OUTLOOK MODE 2012: Tren Busana ala Featurustic
Bagaimana tren busana muslim 2012 yang ditawarkan oleh Up2date? Tren busana muslim dikemas dalam satu tema Featurustic yang menggabungkan dua karakter berbeda seperti barat dan timur, tradisional dan modern, pedesaan dan urban, namun tetap harmonis.
Featurustic 2012 memberikan banyak pilihan busana untuk dipadupadankan sesuai gaya pribadi seperti gamis, rok panjang, celana palzzo, celana terusan jumpsuit, celana harem, rompi, kardigan, blus, jaket, balerok dan tunik. Sentuhan masa kini diwujudkan melalui potongan asimetris atau juntaian draperi yang tampil nyaman dan gaya.
source : bisnis.com